Motivasi
- 20:21 - 25 komentar
Mencari Kebahagiaan Sejati
Suatu hari di sebuah sungai yang cukup jernih, hiduplah seekor ikan mas kecil, muda usia. Saat itu, siang sangat terik, Sang Ikan mas mencari bagian sungai yang ternaungi pohon yang rindang. Sesekali dipukulkannya ekornya pada air di sekelilingnya.
Saat Sang Ikan Mas sibuk dengan air yang menciprati tubuhnya, tiba-tiba terdengarlah suara dari balik rimbun pepohonan, “Ayah, indah sekali pemandangan di sini, yach! Pepohonan begitu rimbun, dan air sungai ini begitu jernih,” seru seorang anak kecil pada ayahnya.
“Yach … Alhamdulillah … itulah kebesaran Allah, Nak! Ia menciptakan sesuatu tanpa cela, hanya manusia saja yang kurang bersyukur” kata Sang Ayah sambil mengelus kepala anak kecil itu dengan lembut.
“Katanya air itu sangat penting, ya, Yah? Dan … tanpanya kita semua akan mati?” tanya anak kecil itu pada ayahnya.
“Ya, benar! Air itu sangat penting bagi kita. Setiap makhluk hidup membutuhkan air dan oleh karena itu kita bisa mati tanpa ada air dalam kehidupan kita, seperti juga ikan mas kecil itu!” seru Sang Ayah sambil menunjuk ikan mas kecil yang ada disungai.
Si ikan mas kecil yang mengikuti percakapan antara ayah dan anak itu mendadak menjadi gelisah. “Air, apa itu air? Di mana dapat kutemukan air? Bagaimana jika aku mati bila tak dapat menemukan air secepat mungkin? tanya si ikan mas dalam hatinya sambil berenang dengan panik. Si ikan mas kecil berenang tanpa kenal henti.
Ketika ikan mas kecil mendekati hulu sungai, bertemulah ikan mas kecil tersebut dengan seekor ikan lele. Setelah menyampaikan salam kemudian ikan mas kecil itu bertanya, “Wahai ikan lele, dapatkah kau tunjukkan padaku, di mana air? Aku mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kita akan mati!” seru Si ikan mas kecil.
Ikan lele tersenyum bijak, kemudian berkata, “Anakku, tentu saja aku tahu di mana air, sekarang coba kau lihat samping kanan dan kirimu, lihat sekelilingmu, apa yang kau lihat?”
“Ya, ada benda yang mengelilingiku tiap waktu, kadang ia tenang dan bergelombang, dia membantuku untuk berenang, dia yang membasahi tubuhku, menghilangkan dahagaku, dan aku bisa mati kekeringan tanpa kehadirannya,” gumam Si ikan mas kecil.
Ikan lele tersenyum lagi, “Ya, itulah air yang kau cari selama ini, anakku. Itulah air yang membuat kita semua dapat mati bila hidup tanpa kehadirannya.
Si ikan mas kecil tertegun, kemudian tersenyum, “Terima kasih, ikan lele. Sekarang aku bisa menghentikan proses pencarianku. Aku bahagia bisa menemukan apa yang aku cari. Ternyata benda yang sangat penting yang selama ini aku cari sudah berada bersamaku sejak dulu tapi aku tidak menyadarinya,” ucap Si ikan mas kecil. Si ikan mas kecil kemudian memutar siripnya setelah sebelumnya berpamitan kepada ikan lele.
Kita manusia, seringkali tak kunjung MERASA PUAS akan penempatan yang Allah berikan kepada kita. Dan kita seringkali tak sadar bahwa mungkin sebenarnya saat kita melakukan pencarian, ketika kita sedang letih … sebenarnya kita justru sedang menjalani kebahagiaan tersebut.
Karena kita seringkali tertipu, dengan arus air yang tidak selamanya tenang, karena kebahagiaan pun seringkali tidak mesti berwujud ketenangan. Karena kebahagiaan pun seringkali berwujud “riak-riak ombak” dalam kehidupan kita…. Tapi kita akan merasa bahagia bila kita nikmati dan lalui dengan sabar.
Sumber: http://catatanharian.wordpress.com/2007/02/21/ikan-kecil
Jangan lupa add aku ya di sini:







Si ikan mas kecil itupun bergegas meninggalkan si ikan lele, menuju gelombang air di tengah sungai. Kemudian ia menari-nari keriangan seraya berbisik dalam hati, "Inilah kebahagiaan yang selama ini aku cari, ternyata ada bersamaku setiap hari".
Kebahagiaan memang tujuan hidup manusia. Seringkali kita lupa kebahagiaan itu ada di sekeliling kita sendiri. Namun kadang2 kita menganggap kebahagiaan itu adalah kesulitan bagi kita, padahal ia sebenarnya adalah kebahagiaan yang benar2 wujud, hanya kita yang salah mengartikan dan kita benar2 keliru. Jadi, apa yang ada di sekeliling kita sebenarnya adalah kebahagiaan yang seringkali wujud sebagai kesusahan.
Source Benlahmen (weekekek...)
Thanks ya bos dah ngingetin.
@Ruben
sama2 ya mas Ruben, sesama manusia kita memang harus saling mengingatkan, apalagi itu kejalan yang benar
Wew, menyentuh banget artikelnya... Tapi memang susah juga sih, namanya orang gak ada yang pernah puas terhadap apapun meski sudah berkali - kali diingatkan..
Hanya 20 orang yg akan saya bantu mendapat penghasilan $50-$100/hari dari internet.Pendaftaran mulai 21 Nov 08. Hanya untuk 20 orang!
Dijamin!
http://blackearning.blogspot.com
sebuah cerita yang menarik .. nanti saya ceritakan ke anak saya ah ...
ceritanya menyentuh, kadang, kita gak tau bahwa seseorang atau sesuatu yang ada di sekeliling kita itu sangan mempengaruhi dan bisa menyelamatkan kita
Om Sofwan, dengan segala hormat saya berikan award untuk anda, silakan di cek di blog saya ya, ehuehuheu...
- s L i K e R s -
@- s L i K e r s -
Tamak, Iri, Dengki, Serakah, emang udah jadi sifat dasar manusia. Tapi tetap ada dong yang bisa ikhlas, tidak serakah, penyang, baik budi,...
Jadi, sudah kewajiban kita dong sebagai manusia untuk selalu berbuat baik dan mengabdi kepada yang telah menciptakan kita.
@Anonymous
Thanks infonya
@adinata
Okey....
@cemburu buta
Emang kita lebih sering terpokus kepada hal2 yang belum kita miliki, keinginan kita selalu menggebu2 untuk memiliki sesuatu yang belum tentu bisa memberi kebahagiaan kepada kita.
Tidak jarang setelah kita meraihnya kita sangat kecewa, ternyata hasil yang kita dapatkan jauh dari harapan kita sebelumnya.
Akhirnya kita hanya bisa menyesal dan meratapi kesalahan kita.
@- s L i K e r s
Thanks banget ya...ntar saya pajang disini
Kabarnya baik2 saja bos.. Ini saya masih bingung cara buat banner 125x125 gmn bos, gak bisa photoshop say, huehue.. btw, gratis kan nanti kalau saay titip banner? Atau ada fee nya nih? :p
@ - s L i K e R s -
Bagus deh, itu yg paling penting "Tetap Sehat, Biar Ngeblog Jalan Terus".
Klu buat bannernya nggak susah amat kok, coba aja pake photoshop atau program pengolah gambar yg lain. Kan cuma pake tools untuk shape ama text aja, trus kasi warna.
Gitu aja kok repot...(minjam istilah Gus Pur)
betapa bhgiax ktika kita sllu brsykur dngn apa yg dbrikan kpda kita :) Nice article bro.. lam kenal
@Ardy Pratama
Kita emang harus peka terhadap lingkungan sekitar kita, siapa tahu kebahagiaan sejati itu ada disebelah kita.
Salam kenal juga mas Ardy Pratama
Btw, tulisannya keren2 banget
Bener juga, terkadang kita masih mencari 'sesuatu' padahal 'sesuatu' yang kita cari sudah ada bahkan lebih baik. Makasih dah di ingetin bos.
Btw salam kenal :)
Yo wis nanti saya coba deh iseng2 buat pake photosop.. tapi btw gratis atau bayar nih kalau titip banner? Soalnya saya liat di blog nya mas ini kan udah pada ada tuh bannernya...
@gratisan
Yuuuppp...makasih juga atas kontribusinya.
Lhooo...kan udah pernah kenalan sebelumnya :)
@- s L i K e R s -
Karena anda yg paling banyak kontribusinya diblog ini jadi saya kasi gratis...
Dan semua ikan pundi kumpulkan dan Gelandangan Goreng dan memakannya huahahahahhaha
Cerita yang bagus, kunjungan balik nih..
O ya, soal hosting gratis itu, setup nya gampang koq...
Mau tukeran link nggak?
Thanks...
Lele baik banget ya....
padahal biasanya di maem sama kita..
hehee...
bahkan kita seringkali ngga sadar ,
bisa bernafas setiap hari,
oksigen ada dimana yaa ?
@Gelandangan
Wueeenakkk tenan...maknyus kata Pak Bondan
@Nauval
Saya ada rencana mau beli domain sendiri jadi tukar link ntar aja ya
@thefachia
lapar ya mbak?
@mascayo
kita bahkan terlalu sombong untuk mengakui kekuasaan Allah, setiap langkah kita tidak lepas dari Nikmat-Nya. Masihkah kita pantas untuk menyombongkan diri?
cerita ini mirip duo pepatah: "semut di palau seberang keliatan, gajah di depan hidung kagak keliatan", plus "hujan emas di negeri orang msh jauh lebih baik hujan batu di negeri sendiri".
...kita mmg harus lebih sering belajar merendahkan hati but bukan merendahkan diri...Nice Post bro..
manusia tak perlu mencari kebahagiaan, cukup dengan menyadari bahwa semuanya itu baik adanya maka kebahagiaan itu akan datang dengan sendirinya.
@studio 09
@fropsware
benar banget tuch...
good,
by, Ta'azam
KEBAHAGIAAN SEJATI ADALAH BERSUMBER DARI DIRI DALAM DIRI KITA SENDIRI DAN BUKAN DARI LUAR.
DIMANA KEBAHAGIAAN SEJATI TIDAK AKAN TERGANTUNG DARI APA YANG KITA MILIKI DAN APA YANG TIDAK KITA MILIKI.KEBAHAGIAAN SEJATI TIDAK AKAN TERGANTUNG DAN TERIKAT PADA APAPUN JUGA,KARNA KEBAHAGIAAN SEJATI YANG SEBENARNYA BERSUMBER DARI JATI DIRI SENDIRI.
BUKANKAH KITA ADALAH KEBAHAGIAAN SEJATI DAN KEBAHAGIAAN SEJATI ADALAH KITA???
BY,TA'AZAM